Langsung ke konten
  1. Beranda
  2. Artikel

Jenis-Jenis Layanan Penerjemahan

Setiap jenis terjemahan berakar pada sejarah dan teori. Ringkasan praktis tentang layanan penerjemahan utama.

Teori dan Metode Penerjemahan

Semua jenis terjemahan, apa pun asal-usulnya, punya satu kesamaan — semuanya berakar pada sejarah dan teori. Penerjemahan sebagai seni yang terdokumentasi sudah ada sejak zaman Yunani dan Tiongkok kuno. Sering kali, sejarah dan budaya tertentu pula yang membentuk teori-teori penerjemahan di seluruh dunia.

Teori Barat umumnya bergulat dengan upaya menyeimbangkan ketepatan dan keluwesan terjemahan, serta kerap menghadapi masalah konsep budaya yang tidak bisa diterjemahkan. Contohnya istilah Jerman Schadenfreude — rasa senang melihat kemalangan orang lain — yang bisa kita pahami, tetapi terdengar kurang elegan saat diterjemahkan.

Sebaliknya, teori Timur lebih banyak didorong oleh penyebaran pengaruh budaya melalui agama, filsafat, dan pendidikan. Hasilnya, terjemahan cenderung lebih bebas: penerjemah lebih dulu fokus memahami makna dalam bahasa sumber, lalu cara mereproduksi makna itu dalam bahasa sasaran.

Bahasa-bahasa Asia juga punya tantangan tersendiri karena tingkat kerumitan tata bahasanya beragam. Misalnya, bahasa Mandarin tidak memiliki bentuk kala (tense) secara langsung sehingga penerjemah bisa lebih luwes dibanding rekannya di Eropa — tetapi ini juga menghadirkan tantangan unik.

Untuk semua jenis terjemahan saat ini, penerjemah harus menguasai berbagai teknik dan strategi penerjemahan agar memenuhi harapan dunia bisnis modern. Konsep-konsep ini bahkan sering menjadi istilah populer di dunia bisnis.

Kesetiaan terjemahan

Kesetiaan (fidelity) terjemahan adalah upaya menyampaikan makna utuh yang sama dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, sedangkan transparansi merujuk pada ketepatan kata per kata yang sering terlihat pada penerjemah online. Ada pula konsep kesepadanan (equivalence). Kesepadanan formal dicapai melalui metafrase atau terjemahan harfiah yang persis. Sebaliknya, kesepadanan dinamis didasarkan pada parafrase, yaitu menangkap makna keseluruhan.

Terakhir, metode penerjemahan tertentu juga dapat berfungsi sebagai alat penjaminan mutu. Contohnya back-translation, yaitu menerjemahkan kembali hasil terjemahan ke bahasa aslinya — cara menarik untuk memeriksa ketepatan sekaligus alat belajar bahasa yang bagus.

Cukup dengan teorinya — mari kita bahas jenis-jenis layanan penerjemahan utama, agar saat membutuhkannya Anda tahu persis apa yang harus dicari.

Jenis-Jenis Terjemahan dan Di Mana Menemukannya

Terjemahan secara umum dapat dibagi menjadi terjemahan bisnis dan nonbisnis. Agar mudah, kita mulai dari contoh yang kedua: terjemahan umum.

Terjemahan umum mencakup berbagai keperluan profesional maupun lainnya yang tidak memuat jargon khusus dan tidak menuntut penerjemah ahli di bidang tertentu. Istilah teknis tetap bisa muncul, tetapi hanya yang termasuk pengetahuan umum. Konten situs web, informasi nonteknis, dan korespondensi termasuk dalam kategori ini.

Terjemahan bersertifikat bisa sama luasnya, tetapi selangkah lebih tinggi dari sisi kualitas. Sesuai permintaan klien atau ketentuan resmi, terjemahan bersertifikat dilengkapi dokumen dari agensi penerjemahan — semacam tanda pengesahan — yang menunjukkan tingkat kualitas dan ketepatan terjemahan oleh penerjemah profesional.

Terjemahan Hukum

Bidang yang sering memerlukan terjemahan bersertifikat antara lain disiplin hukum, yang memiliki beberapa jenis layanan terjemahan khusus.

Terjemahan hukum mencakup dokumen seperti kontrak, pendapat ahli, putusan pengadilan, dan laporan hukum. Penerjemah hukum tidak hanya harus menguasai kedua bahasa secara mendalam, tetapi juga memahami perbedaan sistem hukum dan gaya bahasa hukum di kedua negara.

Terjemahan tersumpah, yang kadang dianggap sama dengan terjemahan bersertifikat, adalah pengesahan dokumen hukum resmi oleh penerjemah. Penerjemah ini sering bekerja di pengadilan atau kantor notaris dan menangani dokumen imigrasi, pernikahan, hingga surat wasiat.

Terjemahan yudisial sedikit berbeda dari keduanya. Penerjemah bekerja di ruang sidang dan menerjemahkan dokumen hukum, tetapi fokusnya pada proses persidangan — seperti keterangan saksi, surat rogatori, atau putusan. Jangan disamakan dengan terjemahan yuridis, yaitu terjemahan dokumen yang mengikat secara hukum seperti undang-undang dan peraturan, perjanjian lisensi, polis asuransi, serta kontrak atau konvensi dagang.

Terjemahan Teknis

Beranjak dari dunia istilah hukum yang membingungkan, hukum paten menjadi jembatan ke bidang terjemahan lain. Sebagian terjemahan paten berakar pada hukum dan berkaitan dengan hak kekayaan intelektual. Berbeda dengan terjemahan umum, terjemahan paten juga bisa sangat teknis dan spesifik. Konsistensi tinggi, kepatuhan pada struktur, dan istilah yang tepat sangat penting. Penyimpangan sekecil apa pun bisa menyulitkan seorang pengusaha.

Terjemahan teknis dapat mencakup banyak bidang, tetapi dalam arti sempit biasanya berarti terjemahan materi teknik dan TI. Jenis ini tidak hanya memerlukan keahlian bidang, tetapi juga sering memakai alat tata letak dan desktop publishing khusus. Penerjemah teknis kerap harus bekerja sama erat dengan klien demi kepatuhan, dan ada bidang lain yang menuntut ketelitian lebih tinggi lagi.

Terjemahan ilmiah mengandaikan penerjemah hampir setara ahli di bidang ilmu yang diterjemahkan. Mereka juga mungkin harus berkonsultasi erat dengan klien agar tetap mengikuti riset terbaru dan menyampaikannya kepada ilmuwan di negara lain tanpa kehilangan makna.

Komunikasi ilmiah berjalan beriringan dengan terjemahan akademik. Volume publikasi akademik dari universitas dan lembaga riset di seluruh dunia setiap bulan sangat besar. Agar semua karya ini dapat dibagikan dan dimanfaatkan, terjemahan akademik diperlukan — tidak hanya untuk sains, tetapi juga seni, filsafat, dan bisnis — termasuk ijazah, gelar, dan sertifikat bagi Anda yang berprestasi di tingkat internasional.

Terjemahan Medis

Salah satu bidang pengetahuan teknis, ilmiah, dan akademik yang layak disebut khusus adalah kedokteran. Penerjemah medis membutuhkan keterampilan penerjemah ilmiah dan akademik, sekaligus pemahaman terjemahan hukum, karena terjemahan medis tidak hanya mencakup riset medis, tetapi juga manual alat kesehatan dan regulasi pelabelan obat. Jelas, akibat ketidakakuratan di bidang ini bisa jauh lebih serius dibanding terjemahan paten.

Terjemahan Bisnis

Terjemahan bisnis mencakup hampir semua hal, mulai dari pemasaran, administrasi, hingga keuangan. Sebagai bidang terjemahan, bisnis berfokus pada komunikasi — baik B2B, B2C, maupun di dalam perusahaan.

Terjemahan komersial mencakup sebagian besar komunikasi umum di dunia bisnis. Dalam praktiknya, penerjemah mungkin memerlukan pengetahuan hukum, pemahaman bisnis yang baik, serta pemahaman aspek keuangan dan teknis. Seperti dibahas sebelumnya, terjemahan bisnis bersertifikat pun bisa menjadi pilihan.

Lebih spesifik lagi, terjemahan administratif mencakup sebagian besar dokumen manajemen, administrasi, dan SDM, termasuk laporan, proposal, dan komunikasi internal yang tidak jauh dari jargon bisnis umum.

Terjemahan keuangan dan terjemahan ekonomi bisa dianggap sinonim, tetapi ada sedikit perbedaan. Penerjemah keuangan menangani laporan keuangan dan dokumen perbankan teknis yang jauh lebih rumit dari rekening koran biasa. Penerjemah ekonomi bahkan lebih jauh lagi dengan berspesialisasi pada dokumen ekonomi dan perdagangan.

Terakhir, terjemahan pemasaran berfokus pada materi iklan dan promosi. Penerjemah di bidang ini termasuk yang paling kreatif, karena teks yang mereka tulis harus berdampak sama persis pada pembaca sasaran seperti teks aslinya. Mereka sering menggunakan transkreasi, yaitu menciptakan pesan orisinal langsung dalam bahasa sasaran.

G

Penulis:

GlobalNet Translation Services